Assalamu'alaikum W.W.....
Selamat siang sobat….!!!
Pada kesempatan kali ini saya akan
memposting Kata-kata bijak menurut para tokoh-tokoh besar islam, langsung saja
cekidottt…J !!!
1.
Dari
Ali bin Abi Thalib
“Takutlah kamu akan perbuatan dosa di saat sendirian, di saat inilah
saksimu adalah juga hakimmu.
(Ali bin Abi Thalib)”
2.
Dari Nabi Mhuhammad SAW
“Amal yang paling
dicintai oleh Allah adalah yang terus menerus meski hanya sedikit.
(Muhammad SAW)”
3.
Dari Iman Syafi’i
“Akan kuberikan ilmu yang
kumiliki kepada siapapun, asal mereka mau memanfaatkan ilmu yang telah
kuberikan itu.”
(Imam Syafi’i)
4.
Dari Imam Ghozali
“Apabila secara kebetulan kamu
menjadi orang yang dekat dengan penguasa, maka berhati-hatilah kamu seolah-olah
kamu sedang berdiri di atas pedang yang tajam sekali.”
(Imam Ghozali)
5.
Dari Ali Bin Abu Thalib
“Allah telah memberikan petunjuk
kepadaku sehinga aku bisa mengenali diriku sendiri dengan segala kelemahan dan
kehinaanku.”
(Ali Bin Abu Thalib).
6.
Dari Lukman Hakim
“Inginkan sesuatu dengan bakat
yang kau miliki, dan jangan menginginkan sesuatu sesuai dengan nafsu atau
seleramu. “
(Lukman Hakim).
7.
Dari Ibnu Ruslan
“Orang yang beramal tanpa
didasari ilmu, maka amalnya akan sia-sia belaka, karena tidak diterima oleh
Allah.”
(Ibnu Ruslan).
8.
Dari Sahl Ibnu Abdullah
“Allah tidak memberi kekuatan
terhadap orang-orang alim lewat suatu paksaan, akan tetapi Allah menguatkan
mereka lewat pintu iman.”
(Sahl Ibnu Abdullah).
9.
Dari Ibnu Atha
“Ketahuilah olehmu, sesungguhnya
akal hanya merupakan sesuatu alat untuk mencapai segala sesuatu yang hanya
berhubungan dengan hamba atau manusia, bukan untuk mencapai Allah.”
(Ibnu Atha).
10.
Dari Nabi Muhammad SAW
“Jangan sekali-kali kamu
menganggap remeh kebajikan meski kelihatannya tidak berharga, yaitu seperti
ketika kamu menyambut temanmu dengan menampakkan wajah berseri-seri.”
(Nabi Muhammad SAW)
11.
Dari Ibnu Abdussalam
“Jika seseorang mati dalam
keadaan punya hutang, padahal orang itu mampu membayarnya ketika masih hidup di
dunia, maka kebahagiaannya akan diambil dan diberikan kepadanya dosa orang yang
dihutanginya, lalu ia dijebloskan ke neraka. Namun, jika memang tidak mampu
membayarnya, maka hanya kebaikannya saja yang diambil, lalu diberikan kepada
pihak yang dihutangi. sedang dosa si pemberi hutang tidak diberikan kepada
orang yang berhutang.”
(Ibnu Abdusalam).
12.
Dari Abdul Khodir Jailani
“Jalan yang diajarkan syariát
islam adalah jalan yang paling tepat dalam pengerjaan ibadah kepada Allah.
Karena itu bertaqwalah kepada Allah dan hendaklah istiqomah dalam mengerjakan
perintah-perintahnya dan menjauhi larangannya.”
(Abdu Khodir jailani).
13.
Lukman Hakim
“Hendaklah kamu tetap berbuat
baik kepada orang yang berbuat jelek kepadamu.”
(Lukman Hakim).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Setelah membaca, silahakan tinggalkan komentar :)