Sabtu, 14 November 2015

Kecerdasan Manusia

1.      IQ (Intelectual Quotient) “What I Think ?”
Kecerdasan ini merupakan kecerdasan yang berhubungan dengan ukuruan kualitas seseorang. Kecerdasan ini dapat memberikan kemampuan untuk mengukur, menghitung, menganalogi, berimajinasi dan berinovasi. Ketika menghitung IQ maka akan ditemukan kategori orang berdasarkan kemampuannya dari mulai : idiot,bodoh,biasa,pintar, sangat pintar dan yang terakhir yaitu jenius.

2.      EQ (Emotional Quotient) “What I Feel”
Kecerdasan ini berhubungan dengan perasaan seseorang (feeling), dimana ia merasakan kondisi perasaan seseorang. Kecerdasan ini merupakan kecerdasan dalam sosial, bagaimana sikap seseorang terhadap teman yang ada di sekelilingnya, kepekaan terhadap kejadian-kejadian yang terjadi dan apresiasi yang sangat tinggi terhadap orang lain.
3.      SQ (Spiritual Quotient) “Who am I”
Kecerdasan ini merupakan kecerdasan yang berhubungan dengan spiritual keagamaan seseorang, “Man ‘arafa nafsahu faqad ‘arafa Rabbahu”, seseorang yang mengetahui jati dirinya, maka ia akan mengenal Tuhannya, kecerdasan ini mampu menjawab pertanyaan-pertanyaan dasar tentang diri manusia, orang yang mempunyai kecerdasan ini, hatinya akan lapang dan bahagia karena mempunyai kecerdasan dalam spiritual keagamaannya.
4.      AQ (Adversity Quotient) “Tantangan Peluang”
Orang yang mempunyai kecerdasan ini biasanya ia mampu mengubah tantangan menjadi peluang, ia bisa menguasai pribadinya untuk tetap optimistis dalam menjalani kehidupan, dan bergerak maju tanpa memikirkan hal-hal yang tidak penting bagi dirinya, seolah-olah dunia sebentar lagi berada dalam genggamannya.
5.       FQ (Financial Quetient)
Kecerdasan ini merupakan kecerdasan dalam pendidikan keuangan, dimana ia mampu menaklukan uang dan menjadi money magnet. Kecerdasan ini bukan berarti bagi mereka yang mempunyai banyak uang dan diberikan kepada orang lain yang meminta-minta atau membutuhkan, tapi bagaimana orang tersebut agar dapat menghasilkan uang dengan caranya sendiri dan mengatur pola keuangan dengan keinginan sendiri pula, tanpa ada paksaan dari orang lain ataupun seorang manager sekalipun. Selain itu ia bisa berkreativitas dan mendapatkan peluang dengan hasil yang diperolehnya sendiri.

Terimakasih, semoga bermanfa’at ! J

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Setelah membaca, silahakan tinggalkan komentar :)